tukang pelatihan ISO terbaik di bekasi utara Konsultan Training ISO 9001 | 14001 | 18001 | 27001 | 22001

jasa training ISO murah di jakarta

[ Adv : Konsultan Training ISO ] jasa training ISO murah di jakarta, 1st Quality Training and Consulting adalah Perusahaan Pelatihan dan Konsultasi Profesional dengan Instruktur dan Konsultan yang berpengalaman. 1st Quality Training and Consulting memiliki visi untuk mendukung berbagai m Konsultan Training ISO

sco-indonesia.com, Cuaca buruk di lautan telah membuat kembali menyebabkan kapal motor (KM) Putra Waras tenggelam. Kapal nelayan Brebes, Jawa Tengah, itu telah dikabarkan karam di perairan Lampung. Akibatnya, satu nelayan dikabarkan tewas, empat selamat dan empat lainnya hilang.

Kapal itu milik Romli yang berusia (44) tahun warga Desa Kluwut, Kecamatan Bulakamba, Kabupaten Brebes. Informasi tenggelamnya kapal tersebut telah diketahui setelah salah satu nelayan korban selamat Faturokhman yang berusia (31) tahun , telah berhasil dipulangkan ke kampung halamannya di Brebes.

Faturokhman juga mengungkapkan korban tewas adalah Deni yang berusia (26) tahun . Sementara korban selamat dan kini pulang ke desanya adalah, Romli; pemilik kapal, Nandi, Taufik dan Faturokhman.

Sementara itu korban yang hilang dan sampai saat ini masih dalam proses pencarian adalah Toto (27), Ali (28), Sofani (27) dan Purwanto (18).

Faturokhman juga menceritakan, tenggelamnya KM Putra Waras bermula saat rombongan dalam satu kapal telah mencari ikan di perairan Pulau Dua Provinsi Lampung pada Kamis(16/1) lalu. "Tiba-tiba cuaca memburuk, dan datang ombak besar," tuturnya.
 
Kapal dengan 9 orang ABK itu awalnya terombang-ambing kemudian langsung diterjang oleh ombak besar hingga tenggelam.

"Saya berangkat hari Kamis pagi dari Pelabuhan Kronjo. Sekitar pukul 13.00 WIB, kapal tiba di perairan Lampung, tapi tiba-tiba ombak besar telah menghantam kapal hingga kapal terbalik," ujarnya, Jumat (24/1).

Faturokhman juga menjelaskan, saat kejadian itu kapal telah terbalik hingga posisinya tengkurap. Semula sembilan ABK sempat naik di atas kapal untuk dapat menghindari tenggelam.

Namun, 5 Anak Buah Kapal (ABK) yang lain tidak kuat berpegangan kapal hingga terbawa arus laut. Sementara, 4 ABK lain bisa selamat, meski harus berpegangan kapal yang tengkurap hingga tiga hari.

"Saya dan 3 rekan lainnya telah terombang-ambing gelombang laut selama 3 hari tanpa makan, dan tanpa minum. Baru di hari ke 3, ada kapal jenis tongkang yang telah mengetahui keberadaan kami lalu menolong," terang Faturokhman.

Tokoh masyarakat Desa Kluwut A Mustaqin juga mengatakan, informasi terakhir telah ditemukan dua ABK lagi. Namun, masih belum diketahui identitasnya. Keduanya ditemukan tewas dan jenazahnya kini berada di RSCM Jakarta.

"Kami juga masih terus memantau perkembangannya. Kini masih tinggal dua orang yang hilang," tuturnya.


Editor : Dian Sukmawati

[ Adv : Konsultan Training ISO

Support Online

PT BINTANG SOLUSI UTAMA
 
Email
1st.quality.training@gmail.com
 
Jakarta:
Indonesia Stock Exchange Tower 2, 17th Floor.
Jl. Jendral Sudirman Kav 52-53
(021) 5291 7466
 
Surabaya
Virto Office
Ruko Galaxy Bumi Permai Blok J1 No 23A-25 Surabaya
(031) 5967 623
 
Jogja
Jl Jodipati no 33 Pringgolayan, Sleman, Joga
0819 0592 3696
 
Ponsel
0819 0592 3696 (WA available)