ISTRI TEMUKAN SUAMI GANTUNG DIRI DI RUMAH Konsultan Training ISO 9001 | 14001 | 18001 | 27001 | 22001

ISTRI TEMUKAN SUAMI GANTUNG DIRI DI RUMAH

[ Adv : konsultan trainingiso ]

saco-indonesia.com, Buyuang Paman yang berusia (46) tahun , warga Pasia Paneh, Nagari Tiku Selatan, Kecamatan Tanjung Raya, Kabupaten Agam, Sumatera Barat (Sumbar) telah ditemukan tergantung pada seutas tali di rumah korban. Korban pertama kali telah ditemukan oleh istrinya Karmila yang berusia (29) tahun , saat sampai di rumah sehabis bekerja.

"Sesampai di rumah, saya telah melihat ada kaki menjuntai dari luar rumah. Saat saya masuk rumah, rupanya itu kaki suami saya yang sudah tidak bernyawa," kata Karmila di Lubuk Basung, Minggu (2/2) kemarin .

Melihat kondisi itu, dia telah menjerit dan meminta tolong kepada tetangga dan beberapa menit setelah itu, tetangga datang untuk dapat memberikan pertolongan.

Ia juga menambahkan, pagi sebelum pergi bekerja sebagai tukang cuci, korban juga masih dalam keadaan sehat dan tinggal sendirian di rumah. Mereka juga belum memiliki anak setelah lima tahun menikah.

Kapolsek Tanjung Mutiara Iptu Jamhur, juga membenarkan kejadian itu dan telah menurunkan anggota Polsek. Selain itu tim identifikasi dari Polres Agam juga telah turun, serta petugas kesehatan dari Puskesmas Tanjung Mutiara untuk visum.

Dari hasil penyidikan awal, diduga korban gantung diri, karena lidah dan sperma keluar. Namun pihak kepolisian tetap melanjutkan penyelidikan.

"Korban tergantung pada tali nilon di kuda-kuda rumah semi permanen dengan bantuan kaleng cat," katanya.

Setelah divisum, korban langsung dimandikan dan dimakamkan di pandam pekuburan kaum yang tidak jauh dari rumah koran.

Ia juga mengatakan, penyebab korban telah menghabisi nyawanya sendiri akibat permasalahan keluarga.

Lebih jauh, Kapolsek telah menjelaskan sebelumnya korban mendapatkan bantuan dana untuk rumah tidak layak huni dari pemerintah pusat sebesar Rp 15 juta.

Karena tidak memiliki lahan untuk dapat membangun rumah, korban telah meminta tanah satu bidang kepada orangtuanya. Orangtuanya telah memberikan lahan itu.

Namun setelah rumah dibangun, anggota keluarga yang lain menggugat korban. Korban juga sempat mengeluarkan kata-kata akan bunuh diri pada orangtuanya karena masalah tersebut.

"Ini juga merupakan informasi yang kami peroleh dari masyarakat," katanya.


Editor : Dian Sukmawati

konsultan trainingiso

Support Online

PT BINTANG SOLUSI UTAMA
 
Email
1st.quality.training@gmail.com
 
Jakarta:
Indonesia Stock Exchange Tower 2, 17th Floor.
Jl. Jendral Sudirman Kav 52-53
(021) 5291 7466
 
Surabaya
Virto Office
Ruko Galaxy Bumi Permai Blok J1 No 23A-25 Surabaya
(031) 5967 623
 
Jogja
Jl Jodipati no 33 Pringgolayan, Sleman, Joga
0819 0592 3696
 
Ponsel
0819 0592 3696 (WA available)