jasa training ISO murah jakarta Konsultan Training ISO 9001 | 14001 | 18001 | 27001 | 22001

jasa training ISO murah di jakarta

[ Adv : Konsultan Training ISO ] jasa training ISO murah di jakarta, 1st Quality Training and Consulting adalah Perusahaan Pelatihan dan Konsultasi Profesional dengan Instruktur dan Konsultan yang berpengalaman. 1st Quality Training and Consulting memiliki visi untuk mendukung berbagai m Konsultan Training ISO

Ikan mas merupakan jenis ikan konsumsi air tawar, berbadan memanjang pipih kesamping dan lunak. Ikan mas sudah dipelihara sejak tahun 475 sebelum masehi di Cina. Di Indonesia ikan mas mulai dipelihara sekitar tahun 1920. Ikan mas yang terdapat di Indonesia merupakan merupakan ikan mas yang dibawa dari Cina, Eropa, Taiwan dan Jepang. Ikan mas Punten dan Majalaya merupakan hasil seleksi di Indonesia. Sampai saat ini sudah terdapat 10 ikan mas yang dapat diidentifikasi berdasarkan karakteristik morfologisnya. Budidaya ikan mas telah berkembang pesat di kolam biasa, di sawah, waduk, sungai air deras, bahkan ada yang dipelihara dalam keramba di perairan umum Dalam ilmu taksonomi hewan, klasifikasi ikan mas adalah sebagai berikut: Kelas¬ ¬ : Osteichthyes Anak kelas¬ : Actinopterygii Bangsa¬ : Cypriniformes Suku¬ ¬ : Cyprinidae Marga¬ ¬ : Cyprinus Jenis¬ ¬ : Cyprinus carpio L. Saat ini ikan mas mempunyai banyak ras atau stain. Perbedaan sifat dan ciri dari ras disebabkan oleh adanya interaksi antara genotipe dan lingkungan kolam, musim dan cara pemeliharaan yang terlihat dari penampilan bentuk fisik, bentuk tubuh dan warnanya. Adapun ciri-ciri dari beberapa strain ikan mas adalah sebagai berikut: 1)Ikan mas punten: sisik berwarna hijau gelap; potongan badan paling pendek; bagian punggung tinggi melebar; mata agak menonjol; gerakannya gesit; perbandingan antara panjang badan dan tinggi badan antara 2,3:1. 2) Ikan mas majalaya: sisik berwarna hijau keabu-abuan dengan tepi sisik lebih gelap; punggung tinggi; badannya relatif pendek; gerakannya lamban, bila diberi makanan suka berenang di permukaan air; perbandingan panjang badan dengan tinggi badan antara 3,2:1. 3) Ikan mas si nyonya: sisik berwarna kuning muda; badan relatif panjang; mata pada ikan muda tidak menonjol, sedangkan ikan dewasa bermata sipit; gerakannya lamban, lebih suka berada di permukaan air; perbandingan panjang badan dengan tinggi badan antara 3,6:1. 4) Ikan mas taiwan: sisik berwarna hijau kekuning-kuningan; badan relatif panjang; penampang punggung membulat; mata agak menonjol; gerakan lebih gesit dan aktif; perbandingan panjang badan dengan tinggi badan antara 3,5:1. 5) Ikan mas koi: bentuk badan bulat panjang dan bersisisk penuh; warna sisik bermacam-macam seperti putih, kuning, merah menyala, atau kombinasi dari warna-warna tersebut. Beberapa ras koi adalah long tail Indonesian carp, long tail platinm nishikigoi, platinum nishikigoi, long tail shusui nishikigoi, shusi nishikigoi, kohaku hishikigoi, lonh tail hishikigoi, taishusanshoku nshikigoi dan long tail taishusanshoku nishikigoi. Budidaya Ikan Mas di Pandaisikek Budidaya ikan mas di Kenagaraian Pandaisikek masih menggunakan cara tradisonal. Dimana ikan dipelihara di kolam dengan berbagai ukuran sesuai ketersedian lahan. Biasanya kolam berada tidak jauh dari rumah pemilik.Usaha pemeliharan ikan hanya merupakan usaha sampingan, tidak di jumpai di Nagari ini masyarakat yang perekonimoannya ditopang sepenuhnya dari pembudidayaan ikan. Namun demikian pembudidayaan ikan cukup memberi konstribusi terhadap perekonomian pembudidaya karena dapat menghasilkan uang¬ yang lumayan banyak pada sa‚Äôat tertentu atau saat panen. Pembudidayaan ikan ini tidak hanya terfokus pada ikan mas saja, dalam satu kolam bisa saja di jumpai jenis ikan lain seperti mujair/gurami, dan beberapa jenis ikan lainya. Ikan dipelihara secara alami yang mana tidak ada diberikan perlakuan khusus seperti pemberian pellet atau pemisahan bibit sesuai umur atau pertumbuhan. Makanan ikan bersumber dari sisa mencuci piring, ampas-ampas dapur, sayur rusak dari panen yang tidak memenuhi standar untuk di jual, kotoran manusia ( karena setip kolam di lengkapi dengan wc yang pembuangannya langsung ke kolam) dan jarang sekali pembudidaya yang member pellet untuk makan ikan peliharaanya. Akan tetapi harus di akui bahwa rasa daging ikan yang dipelihara dengan cara seperti ini jauh lebih enak dan lebih gurih ketimbang ikan yang diberi makan pellet. Air yang digunankan untuk menggenangi kolam bersumber dari air gunung, yaitu Gunung singgalang dan gunung Merapi ditambah dengan sumber dari mata air alam yang di Nagari Pandaisikek serta air buangan dari sawah penduduk. Tiap kolam mempunyai beberapa pembuangan air sesuai kondisi. Secara umum kolam mempunyai tiga pembuangan air. Pembuangan permukaan, bertujuan untuk menjaga ke stabilan tinggi air permukaan,agar ¬ tidak terlalu tinggi dan tidak terlalu rendah. Permukaan air yang terlalu tinggi akan menyebabkan ikan gampang meloncat keluar kolam, sedangkan permukaan yang terlalau rendah akan menyebabkan ikan gampang di mangsa oleh hama seperti anjing dan kucing air (berang-berang). Pembuangan air yang kedua yaitu pembuangan air tengah , berada hampir mendekati dasar kolam, kira-kira se lutut dari dasar kolam. Pembuangan ini berguna untuk pengeringan kolam dan untuk mengurangi air kolam saat panen tiba. Pembuangan air yang ketiga terletak pada dasar kolam, ini berguna saat melakuan pembersihan dasar kolam ketika selesai panen. , menghanyut lumpur dan sampah sampah yang berada di dasar kolam. Panen dilakukan sekali dalam setahun, biasanya pada saat menjelang lebaran Idil Fitri, dimana pada saat itu permintaan pasar akan kebutuhan ikan sangat tinggi. Biasanya panen diserahkan kepada orang yang berprofesi sampingan sebagai tukang panen ikan. Tengah malam atau menjelang subuh tukang panen membuka tutup pembuangan air tengah dengan tujuan mengurangi air kolam sehingga yang tersisa hanya sebatas lutut, dengan demikian proses penangkapan ikan akan lebih mudah di lakukan. Pembuangan air tengah ini bisa dilakukan pengaturan agar air keluar ¬ seimbang dengan air masuk. Setiap kolam memiliki kolam kecil yang terletak di punggang kolam atau posisinya berada sedikit di atas pembuangan air tengah, kolam kecil ini akan terlihat jika permukaan air sejajar dengan pembuangan air tengah. Fungsi kolam kecil ini adalah untuk menampung¬ ikan kecil-kecil (anak ikan) yang dipisahkan saat panen. Panen dimulai setelah selesai sholat subuh atau kira-kira jam 5.30. Satu atau dua orang tukang panen masuk ke kolam dengan membawa alat panen yang disebut ‚Äútangguak‚ÄĚ. Tangguak disisirkan ke kolam sehingga semua ikan berbagai jenis dan ukuran yang terkena akan masuk ke dalam tangguak. Kemudian tangguak yang sudah penuh ikan dibawa ke pinggir kolam dan selanjutnya dilakukan pemisahan ikan. Pemisahan dilakukan berdasarkan jenis ikan dan ukuran, ada ukuran besar dan ada ukuran sedang. Ikan yang kecil akan di masukan ke dalam kolam kecil (kolam penampung bibit) ¬ yang sudah tersedia dan anak ikan ini akan dijadikan sebagai bibit untuk periode berikutnya. Proses ini dilakukan berulang-ulang sampai ikan yang ada dalam kolam habis. Setelah panen selesai, tahap selanjutnya adalah melakukan pembersihan kolam dari endapan lumpur dan sampah. Untuk itu perlu membuka tutup pembuangan dasar. Sebelum membuka tutup pembuangan dasar dipastikan dulu kalau debet air masuk cukup untuk menghanyutkan lumpur dan sampah. Dengan demikian proses pembuangan endapan lumpur akan lebih cepat dan mudah ¬ dilakukan. ¬ Setelah kolam bersih dari sampah dan endapan lumpur maka lobang pembuangan dasar dan lobang pembuangan tengah ditutup kembali dengan tujuan agar kolam terisi penuh lagi dengan air. Anak ikan (ikan bibit ) yang tadinya berada dalam kolam kecil penampung sementara, secara perlahan akan dapat berenang bebas sejalan dengan terendamnya kolam penampungan bibit tersebut. Jika bibit dirasa kurang dengan ukuran kolam yang ada maka dilakukan penaburan bibit tambahan yang di beli dari luar. Selesai sudah proses panen, pemilik kolam ¬ menunggu sampai tahun depan hingga siap lagi untuk di panen.(EC-1266). [ Adv : Konsultan Training ISO

Support Online

1ST QUALITY TRAINING & CONSULTING
PT BINTANG SOLUSI UTAMA
 
Email
1st.quality.training@gmail.com
 
Jakarta:
Indonesia Stock Exchange Tower 2, 17th Floor.
Jl. Jendral Sudirman Kav 52-53
(021) 5291 7466
 
Surabaya
Virto Office
Ruko Galaxy Bumi Permai Blok J1 No 23A-25 Surabaya
(031) 5967 623
 
Ponsel
0819 0592 3696 (WA available)