CARA MENGHITUNG BERAT BESI BETON POLOS Konsultan Training ISO 9001 | 14001 | 18001 | 27001 | 22001

CARA MENGHITUNG BERAT BESI BETON POLOS

[ Adv : konsultan trainingiso ]

Cara menghitung berat besi beton (polos):
Diameter x Diameter x Panjang x 0,006165

(diameter dalam satuan milimeter, panjang dalam satuan meter)

0,006165 dari:

3,14 / 4  x 7854 / 1000000

3,14 adalah PI
4 (hitung volume tabung atau luas lingkaran) karena yang dikuadratkan diameter, maka dibagi 2 kuadart = 4
7854 adalah berat jenis baja (kg per meter kubik)
1000000 karena diameternya dalam milimeter ke meter kuadrat (1000 kuadrat)


.

Besi beton polos tidak bisa benar-benar bulat, karena proses rolling mill memang karakternya seperti itu. Besi (baja) bulat hasil dari mesin bubut saja, ada toleransinya, apalagi hasil penggilingan. Untuk itu, biasanya, untuk mendapatkan diameter besi beton, diukur beberapa kali, dan hasilnya dirata-rata.

Cara menghitung besi beton polos tersebut tidak berlaku untuk menghitung berat besi ulir (sirip). Diameter dalam besi beton ulir tidak bisa biasanya tidak persis sama untuk hasil pada ukuran tertentu, karena tebal dan kedalaman ulirnya tidak sama, tergantung pembuatan matrasnya (calibernya).

Untuk menghitung berat besi kotak (nako / virkan):

Diameter x Diameter x Panjang x 0,007854

Angka (nilai) 0,007854 adalah berat jenis baja (kg per meter kubik) dibagi 1000000 karena diameternya dalam milimeter ke meter kuadrat (1000 kuadrat)

konsultan trainingiso

Support Online

PT BINTANG SOLUSI UTAMA
 
Email
1st.quality.training@gmail.com
 
Jakarta:
Indonesia Stock Exchange Tower 2, 17th Floor.
Jl. Jendral Sudirman Kav 52-53
(021) 5291 7466
 
Surabaya
Virto Office
Ruko Galaxy Bumi Permai Blok J1 No 23A-25 Surabaya
(031) 5967 623
 
Jogja
Jl Jodipati no 33 Pringgolayan, Sleman, Joga
0819 0592 3696
 
Ponsel
0819 0592 3696 (WA available)