Sistem Manajemen Mutu ISO 9001:2015 untuk Produsen Makanan Sistem Manajemen Mutu ISO 9001:2015 untuk Produsen Makanan

Sistem Manajemen Mutu ISO 9001:2015 untuk Produsen Makanan

Sistem Manajemen Mutu ISO 9001:2015 untuk Produsen Makanan

Sistem Manajemen Mutu ISO 9001:2015 untuk Produsen Makanan

Apakah ISO 9001:2015 berdampak pada Produsen Makanan ?

Apabila membahas mengenai standar di industry makanan, maka beberapa standar berikut akan muncu; di benak kita. Seperti : ISO 22000, Hazard Analysis and Critical Control Points ( HACCP ) serta Food Safety Management System (FSMS). Memang standar-standar inilah yang menjadi standar serta familiar dalam bidang industri makanan dan minuman.

Sebagaimana kita ketahui bersama, bahwasannya ISO 9001 itu adalah merupakan induk dari standar internasional lainnya. Sehingga, walaupun saat ini ISO mengeluarkan berbagai standar spesialisasi untuk kategori tertentu. Namun, ISO 9001 tetap bisa mempengaruhi pada standar yang diterapkan pada produsen makanan serta minuman.

            Sistem Manajemen Mutu (SMM) dalam bahasa Indonesia atau Quality Management System (QMS) dalam bahasa Inggris merupakan nama yang dikenal untuk ISO 9001. Standar ISO telah dibuat untuk menjawab kebutuhan-kebutuhan penting. Penerapan yang sistematis untuk memperbaiki dan mengendalikan kualitas serta keamanan produk konsumen.

            Apakah hal-hal yang merupakan komponen kunci dan komponen perubahan pada standar ini yang merupakan keumuman di dunia industri? Komponen-komponen itu meliputi :

  • Sistem dokumentasi dan pengendalian rekaman
  • Pengendalian desain/ perancangan
  • Penggunaan data untuk validasi atau verifikasi
  • Pengukuran pengendalian dan analisis
  • Pengendalian pemasok
  • Hilangnya klausul tindakan pencegahan. Saat ini dikenal sebagai analisis peluang dan resiko.
  • Ketidaksesuaian/ Non conformity dan tindakan perbaikan
  • Penerapan perbaikan
  • Pengendalian kontaminasi
  • Perencanaan dan pengawasan manajemen
  • Infrastruktur dan pengendalian lingkungan kerja.

ISO melalui Technical Management Board (TMB) telah mengharuskan penggunaan High Level Structure (HLS) mulai tahun 2012. Apakah maksud dan manfaat dari penggunaan dari HLS ini?

HLS berarti standar mempunyai inti teks yang identik, kesamaan terminology dan definisi inti yang sama, yang dapat digunakan pada semua standar ISO. Ini bertujuan untuk meningkatkan konsistensi dan menyatukan implementasi beberapa standar system manajemen yang berbeda. Hal inilah yang merupakan perubahan besar dalam revisi ISO 9001 yang terbaru.

Lalu, manfaatnya ? Manfaatnya adalah organisasi yang mengimplementasikan system tunggal namun menjalankan beberapa standar ISO akan mendapatkan keuntungan yang lebih banyak.

Apa perubahan besar lainnya dari ISO 9001 revisi terbaru ini? Perubahan besar lainnya adalah pemusatan/ fokus kepada pemikiran yang berbasis resiko. Pada standar ini, aktivitas kerja di industri yang memberikan potensi resiko ketidaksesuaian harus dibuatkan manajemen resikonya. Dengan memberikan pengendalian yang diperlukan agar potensi resiko ketidaksesuaian ini tidak terjadi, atau resiko bila aktivitas dilakukan masih masuk dalam kategori resiko yang dapat ditoleransi oleh industri.

Prinsip lainnya yang termasuk perubahan dalam standar ISO 9001 ini adalah : fokus kepada pelanggan, kepemimpinan, keterlibatan orang, pendekatan proses, perbaikan, pengambilan keputusan berbasis bukti dan manajemen hubungan.

Support Online

1ST QUALITY TRAINING & CONSULTING
PT BINTANG SOLUSI UTAMA
 
Email
1st.quality.training@gmail.com
 
Jakarta:
Indonesia Stock Exchange Tower 2, 17th Floor.
Jl. Jendral Sudirman Kav 52-53
(021) 5291 7466
 
Surabaya
Virto Office
Ruko Galaxy Bumi Permai Blok J1 No 23A-25 Surabaya
(031) 5967 623
 
Ponsel
0819 0592 3696 (WA available)